Apakah Boleh Memakai Lipstik Saat Ihram? Berikut Penjelasannya

29 Januari 2024

Ketika melaksanakan ibadah tentu ada aturan yang harus ditaati, begitu juga dengan umroh. Untuk para muslimah mungkin pernah bertanya-tanya apakah boleh memakai lipstik saat ihram? Supaya umroh terlaksana dengan baik, yuk simak penjelasan berikut.

Penjelasan Apakah Boleh Memakai Lipstik Saat Ihram

Sejak awal Pemerintah Saudi mewajibkan para muslimah yang umroh untuk memakai pakaian yang longgar dan tidak menggunakan ornamen apapun. Sedangkan untuk penggunaan perhiasan, skincare, dan makeup seperti lipstik dijelaskan oleh Ustadzah Qotrunnada Syathiry Ahmad. 

Menggunakan perhiasan masih dibolehkan asal tidak berlebihan. Sedangkan untuk makeup seperti lipstik dan wewangian, hanya boleh dipakai selama perjalanan. Jadi ketika sampai di tempat miqat untuk berihram, para jamaah perempuan tidak boleh menggunakan makeup atau wewangian.

Selain itu, penggunaan skincare yang mengandung wangi-wangian juga tidak dibolehkan. Larangan menggunakan makeup dan wewangian harus ditaati sejak niat ihram dibacakan dari miqat. Setelah semua rangkaian umroh selesai hingga tahalul, baru para jamaah perempuan boleh memakai makeup.

3 Larangan Saat Umroh yang Wajib Diketahui Jamaah Perempuan

Selain larangan berhias seperti memakai lipstik, ada juga larangan lain saat umroh yang wajib diketahui para jamaah perempuan. Berikut 3 hal yang tidak boleh dilakukan seorang muslimah saat sedang berumroh.

  1. Larangan Memakai Cadar, Masker dan Sarung Tangan

Larangan menggunakan cadar, masker atau benda lain yang sejenis dan sarung tangan ini dijelaskan dalam Hadis Riwayat Nasai. Jadi bagi jamaah yang biasanya bercadar, tidak boleh mengenakan cadarnya selama umroh.

  1. Larangan Memotong Kuku dan Mencabut Bulu Badan

Selanjutnya hal yang juga tidak boleh dilakukan oleh jamaah umroh adalah memotong kuku dan mencabut bulu badan. Jika jamaah terpaksa melakukan 2 hal tersebut karena keadaan darurat, maka diharuskan membayar fidyah dengan beberapa ketentuan.

  1. Larangan Berkaitan Pernikahan

Larangan yang terakhir berkaitan dengan pernikahan, jadi jamaah perempuan dilarang menerima pinangan atau melakukan akad nikah. Selain itu hubungan suami istri atau jima’ juga tidak diperbolehkan selama jamaah masih dalam keadaan ihram.

Supaya umroh terlaksana dengan baik dan sah, pastikan Anda tidak melanggar larangan-larangan tersebut. Jangan lupa untuk memilih jasa travel umroh terpercaya, agar bisa mendapatkan bimbingan selama umroh. Bagi Anda yang masih bingung, Persada Indonesia bisa menjadi pilihan terbaik.

Rate this post