Hikmah Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

0
331
hikmah membaca al-qur'an bulan ramadhan, hikmah membaca al-qur'an, hikmah membaca al qur'an di bulan ramadhan, hikmah membaca alquran setiap hari, manfaat membaca al qur'an, manfaat membaca alquran setiap hari, keutamaan membaca al qur'an di malam hari, keutamaan membaca alquran setiap hari, manfaat membaca al qur'an di bulan ramadhan, keutamaan membaca al-qur'an adalah, manfaat membaca al qur'an di akhirat, hikmah membaca al quran adalah, apa hikmah membaca al qur'an, manfaat membaca al quran adalah, manfaat membaca al qur'an bagi janin, keutamaan membaca al-qur'an pada bulan ramadhan

Hikmah membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, dapat diketahui hikmahnya sebagai berikut;
1. Sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya
Rasulullah SAW bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَه

Artinya : “Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Hal itu dikarenakan Al-Qur’an adalah firman Allah SWT. Al-Qur’an merupakan ilmu yang paling utama dan paling mulia, oleh karena itu orang yang mempelajari dan mengajarkannya adalah orang yang terbaik di sisi Allah SWT.

2. Al-Qur’an adalah sebaik-baik ucapan
Allah SWT berfirman:
“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur’an.” (QS. Az Zumar: 23)
Rasulullah SAW, bersabda:

أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ

Artinya : “Amma ba’du, sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitab Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, seburuk-buruk urusan adalah perbuatan yang diada-adakan (dalam agama) dan semua bid’ah adalah sesat.” (HR. Muslim)

Imam Syafi’i dan para ulama berpendapat bahwa membaca Al-Qur’an merupakan dzikir yang paling utama.

3. Orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat
Rasulullah SAW bersabda:

الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ

Artinya : “Orang yang lancar membaca Al-Qur’an akan bersama malaikat utusan yang mulia lagi berbakti, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan tersendat-sendat lagi berat, maka ia akan mendapatkan dua pahala.” (HR. Muslim)

Orang yang tersendat-sendat dalam membaca Al-Qur’an mendapatkan dua pahala adalah hasil dari membaca Al-Qur’an dan karena telah bersusah payah untuknya.

4. Orang yang membaca Al-Qur’an diibaratkan seperti buah utrujjah yang luarnya wangi dan dalamnya manis
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya : “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah utrujjah; aromanya wangi dan rasanya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti buah kurma; tidak ada wanginya, tetapi rasanya manis. Orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti tumbuhan raihaanah (kemangi); aromanya wangi tetapi rasanya pahit, sedangkan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti tumbuhan hanzhalah; tidak ada wanginya dan rasanya pahit.” (HR. Bukhari-Muslim)

5. Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada pembacanya
Rasulullah SAW bersabda:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

Artinya : “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada pembacanya.” (HR. Muslim)

6. Membaca satu atau dua ayat Al-Qur’an lebih baik daripada memperoleh satu atau dua ekor onta yang besar
Rasulullah SAW pernah bersabda kepada para sahabat:

يُّكُمْ يُحِبُّ أَنْ يَغْدُوَ كُلَّ يَوْمٍ إِلَى بُطْحَانَ أَوْ إِلَى الْعَقِيقِ فَيَأْتِىَ مِنْهُ بِنَاقَتَيْنِ كَوْمَاوَيْنِ فِى غَيْرِ إِثْمٍ وَلاَ قَطْعِ رَحِمٍ » . فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ نُحِبُّ ذَلِكَ  قَالَ « أَفَلاَ يَغْدُو أَحَدُكُمْ إِلَى الْمَسْجِدِ فَيَعْلَمَ أَوْ يَقْرَأَ آيَتَيْنِ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرٌ لَهُ مِنْ نَاقَتَيْنِ وَثَلاَثٌ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلاَثٍ وَأَرْبَعٌ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَرْبَعٍ وَمِنْ أَعْدَادِهِنَّ مِنَ الإِبِلِ

Artinya : “Siapakah di antara kalian yang suka berangkat pagi setiap hari ke Buthan atau ‘Aqiq dan pulangnya membawa dua onta yang besar punuknya tanpa melakukan dosa dan memutuskan tali silaturrahim?” Para sahabat menjawab, “Wahai Rasulullah, kami suka hal itu.” Beliau bersabda: “Tidak adakah salah seorang di antara kamu yang pergi ke masjid, lalu ia belajar atau membaca dua ayat Al-Qur’an? Yang sesungguhnya hal itu lebih baik daripada memperoleh dua ekor onta, tiga ayat lebih baik daripada tiga ekor onta, empat ayat lebih baik daripada empat ekor onta dan (jika lebih) sesuai jumlah itu dari beberapa ekor onta.” (HR. Muslim)

Itulah beberapa hikmah ketika kita membaca Al-Qur’an. Sungguh nikmat yang luar biasa apabila kita membaca Al-Qur’an di bulan yang suci ini, dimana bulan diturunkannya Al-Qur’an untuk dijadikan sebagai pedoman hidup bagi seorang muslim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here