Larangan Ibadah Haji yang Menggugurkan Ibadah Haji

0
112
Larangan Ibadah Haji

Larangan Ibadah Haji adalah suatu hal kegiatan dimana apabila amal perbuatan yang dilarang tersebut  tetapi tetap dikerjakannya maka ia wajib membayar Dam atau denda. Larangan-larangan ibadah haji ini berlaku juga bagi yang sedang melaksanakan Umrah.Larangan Haji ini lebih tepatnya disebut larangan Ihram, karena larangan haji ini belaku pada saat jemaah haji atau jamaah umrah masih diwajibkan memakai kain Ihram. Jika ada jamaah haji atau umrah yang melanggar, artinya mengerjakan hal-hal yang dilarang di atas maka yang bersangkutan harus membayar denda atau dam, untuk setiap kasus seekor hewan domba/kambing. Akan tetapi jika yang dilanggar adalah bersetubuh, maka hajinya tidak sah atau batal.

Dalam melaksanakan ibadah haji dimana ada beberapa larangan yang tidak boleh dilanggar dan apabila dilanggar akan terkena dam (denda). Larangan larangan yang tidak boleh dilakukan oleh jama`ah haji itu adalah sebagai berikut :

A.Larangan  Ibadah Haji khusus bagi pria :
  1. Memakai pakaian berjahit selama dalam ihram. Jamaah haji hanya boleh pria hanya boleh memakai kain putih yang tidak berjahit.
  2. Memakai tutup kepada sawaktu dalam ihram.
  3. Memakai sepatu yang menutupi mata kaki sewaktu dalam masa ihram.

B. Larangan Ibadah Haji khusus bagi wanita :

  1. Memakai tutup muka.
  2. Memakai sarung tangan.

C. Larangan Ibadah Haji Bagi Jamaah Pria Dan Wanita :

  1. Memotong dan mencabut kuku.
  2. Memotong atau mencabut rambut kepala, mencabut bulu badan lainnya, menyisir rambut kepala, dan sebagainya.
  3. Memakai harum haruman pada badan, pakaian maupun rambut kecuali yang dipakai sebelum ihram.
  4. Memburu atau membunuh binatang darat dengan cara apapun ketika dalam ihram.
  5. Mengadakan perkawinan, mengawinkan orang liana atau menjadi wakil dalam akad nikah atau melamar.
  6. Bercumbu rayu dengan syahwat atau bersenggama. Orang yang melakukan hubungan suami istri sebelum tahalul maka hajinya batal.
  7. Mencacimaki, mengumpat, bertengkar, mengucapkan kata kata kotor, dll.
  8. Memotong atau menebang pohon atau mencabut segala macam yang tumbuh di tanah suci.

Larangan larangan ibadah haji tersebut harus di perhatikan pada saat beribadah haji karena barang siapa yang melanggarnya maka kepadanya akan di kenakan dam (denda).

Semoga Informasi ini dapat bermanfaat untuk si penulis dan khususnya untuk para pembacanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here