Masjid Nabawi dan Keutamaannya yang Harus di Ketahui

0
26
Masjid Nabawi

Masjid Nabawi atau Al-Masjid an-Nabawī  ( المسجد النبوي); Masjid Nabi) merupakan sebuah bangunan masjid yang didirikan secara langsung oleh Nabi Muhammad saw, berlokasi di pusat kota Madinah di Arab saudi . Masjid Nabawi merupakan masjid ketiga yang dibangun dalam sejarah islam dan kini menjadi salah satu masjid terbesar di dunia. Masjid ini menjadi tempat paling suci kedua dalam agama islam, setelah Masjidil Haram di Mekkah. Masjid ini juga di buka setiap hari.

Masjid Nabawi merupakan masjid kedua yang dibangun oleh Nabi Muhammad saw, setelah Masjid Quba yang didirikan dalam perjalanan hijrah dia dari Mekkah ke Madinah. Masjid Nabawi dibangun sejak saat-saat pertama Nabi Muhammad tiba di Madinah. Lokasi itu semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin ‘Amr, yang kemudian dibeli oleh Nabi Muhammad saw untuk dibangunkan masjid dan tempat kediaman dia.

Masjid Nabawi sebenarnya merupakan bekas kediaman rumah Nabi Muhammad yang dia tinggali setelah Hijrah (pindah) ke Madinah pada 622 M. Bangunan masjid sebenarnya di bangun tanpa atap. Masjid pada saat itu dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat, majelis, dan pendidikan sekolah agama. Masjid ini juga merupakan salah satu tempat yang disebutkan namanya dalam Al-Quran. Kemajuan masjid ini tidak lepas dari pengaruh kemajuan penguasa-penguasa Islam. Pada 1909, tempat ini menjadi tempat pertama di jazirah Arab yang diterangi pencahayaan listrik. Masjid ini berada di bawah perlindungan dan pengawasan penjaga dua tanah suci. Masjid ini secara lokasi berada tepat di tengah-tengah kota Madinah, dengan beberapa hotel dan pasar-pasar yang mengelilinginya. Masjid ini menjadi tujuan utama para jamaah Haji ataupun Umroh. Beberapa jamaah mengunjungi makam Nabi Muhammad untuk menelusuri jejak kehidupannya di Madinah.

Keutamaan Masjid Nabawi adalah sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw yang diterima dari Jabir ra. (yang artinya):

Barang siapa melakukan sholat di masjid ku sebanyak empat puluh kali tanpa luput satu kali salat pun juga, maka akan dicatat kebebasannya dari neraka, kebebasan dari siksa dan terhindarlah ia dari kemunafikan.”

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here