Masjid Quba dan Sejarah Pengertiannya

0
88
Masjid Quba

Masjid Quba merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah SAW pada tahun 1 Hijriyah atau 622 Masehi di Quba, sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah. Dalam Al- Qur’an disebutkan bahwa masjid Quba ini masjid yang dibangun atas dasar taqwa, dalam Al-Quran Surat At- Taubah: 108 yang artinya :

“Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertama adalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri.”  (At Taubah, 108).

Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun Rasulullah Saw. Masjid ini dibangun di awal peradaban Islam yaitu pada 8 Rabiul Awal pada 1 Hijriyah, tepatnya pada tahun pertama hijrahnya Rasulullah dan para sahabat dari Mekah ke Madinah. Dalam sejarah Islam dikenal sosok Sayyidina Ammar ra. Sosok ini merupakan tokoh yang berperan penting dalam pembangunan Masjid Quba. Ketika Rasulullah hijrah dari Mekkah ke Madinah, Sayyidina Ammar mengusulkan untuk membangun bangunan yang digunakan sebagai tempat berteduh bagi para muhajirin (sahabat-sahabat yang berhijrah) di kampung Quba. Kampung ini semula hanya berupa hamparan kebun Kurma. Konon Luas kebun kurma tersebut 5.000 meter persegi dan bangunan masjidnya seluas sekitar 1.200 meter persegi. Desain dan konsep model masjid tersebut dikerjakan oleh Rasulullah SAW.

Meskipun sangat sederhana, masjid Quba boleh dianggap sebagai contoh bentuk daripada masjid-masjid yang didirikan orang di kemudian hari. Bangunan yang sangat bersahaja itu sudah memenuhi syarat-syarat yang perlu untuk pendirian masjid. Ia sudah mempunyai suatu ruang yang persegi empat dan berdinding di sekelilingnya.

Masjid ini memiliki 19 pintu. Dari 19 pintu itu terdapat tiga pintu utama dan 16 pintu. Tiga pintu utama berdaun pintu besar dan ini menjadi tempat masuk para jamaah ke dalam masjid. Dua pintu diperuntukkan untuk masuk para jamaah laki-laki sedangkan satu pintu lainnya sebagai pintu masuk jamaah perempuan. Diseberang ruang utama masjid, terdapat ruangan yang dijadikan tempat belajar mengajar.

Saat ini masjid Quba termasuk salah satu tempat yang banyak di datangi oleh para jamaah haji dan umroh dari berbagai belahan dunia.

Sebagaimana “Rasulullah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba, lalu mendirikan shalat di sana maka ia akan mendapatkan pahala setara dengan pahala Umroh”.

Semoga Informasi  ini dapat bermanfaat bagi si penulis dan khususnya untuk para pembacanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here