Pengertian Iman Secara Bahasa dan Istilah

0
3949
Pengertian Iman

Pengertian iman menurut bahasa Arab memiliki arti ialah percaya. Sedangkan menurut istilah, pengertian iman merupakan membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan). Dengan demikian, dapat disimpulkan pengertian iman kepada Allah adalah membenarkan dengan hati bahwa Allah itu benar-benar ada dengan segala sifat keagungan dan kesempurnaanNya, kemudian pengakuan itu diikrarkan dengan lisan, serta dibuktikan dengan amal perbuatan secara nyata.

Seseorang dapat dikatakan memiliki iman sempurna ketika dirinya bisa memenuhi tiga unsur keimanan, yakni membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan.

Beriman kepada Allah merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi seseorang. Allah memerintahkan agar ummat manusia beriman kepada-Nya, sebagaimana firman Allah swt dalam Al-Quran yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman. Tetaplah beriman kepada Allah dan RasulNya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al Qur’an) yang diturunkan kepada RasulNya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasulNya, dan hari kemudian, maka sungguh orang itu telah tersesat sangat jauh.” (Q.S. An Nisa : 136)

Berikut ini adalah beberapa hikmah (manfaat) apabila beriman kepada Allah SWT :

  1. Meningkatkan Keyakinan

Fungsi utama ialah menambah keyakinan dan kesadaran bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu, termasuk hidup kita. Untuk itu, wajib hukumnya seorang mukmin bersyukur dan semakin yakin.

  1. Meningkatkan Ketaatan

Pengertian Iman juga selaras dengan peningkatan ketaatan. Acuan untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah, sehingga hati selalu ingat dan bisa dekat dengan Sang Pencipta.

  1. Keselamatan Hidup Dunia Akherat

Hal ini telah dijanjikan Allah dan tertulis dalam Al-Quran Surat Al-Mukmin. Allah berfirman: “Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul kami dan orang-orang beriman dalam kehidupan di dunia dan pada berdirinya saksi-saksi (di hari kiamat).”

  1. Ketenteraman Hati dan Kebahagiaan Hidup

Manusia yang beriman kepada Allah SWT membuat hatinya menjadi tenteram. Hidup menjadi lebih bahagia dan permasalahan yang sedang dihadapi menjadi lebih mudah diselesaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here