Raudhah dan Keistimewaan yang ada di dalamnya

0
588
Raudhah

Raudhah merupakan nama tempat yang ada didalam Masjid Nabawi, yang mempunyai ciri khas dengan pilar-pilar berwarna putih, lantainya dihiasi permadani wool yang cantik dan unik.
Raudhah dalam bahasa Indonesia mempunyai arti taman, dan taman yang dimaksud adalah Taman Syurga atau Taman Nabi Muhammad SAW. Dahulu tempat itu dijadikan ruang diantara mimbar dan kamarnya Rasulullah di dalam masjid Nabawi.
Sebagaimana Hadits Rasulullah SAW Bersabda :

” Antara Mimbarku dan Rumahku Merupakan Taman-Taman Syurga”
(HR.AL-BUKHARI&MUSLIM)

Raudah merupakan salah satu tempat mustajab dan makbul untuk berdo’a, jika ingin shalat di tempat ini, jamaah harus bangun jam 03.00 pagi, tempat ini menjadi rebutan bagi kaum pria untuk shalat fardhu. Sedabgkan ntuk wanita diberi kesempatan untuk shalat sunat pada waktu shalat Dhuha sampai menjelang waktu shalat Zuhur.

Tempat ini memiliki luas  22 meter x 15 meter, yakni jarak antara rumah Nabi Muhammad dan mimbarnya kurang lebih 22 meter dan memiliki panjang ke belakang kurang lebih 15 meter.

keistimewaan taman syurga ini sehingga semua orang berebut kesana adalah karena tempat itu dapat menampung beberapa puluh jamaah saja, tempat itu juga sangat bersebelahan dengan makan Nabi Muhammad didalam komplek Masjid Nabawi Madinah, dengan demikian tempat itu dijadikan tempat yang paling mustajab untuk berdoa. Apapun doa yang dipanjatkan disana insya Allah akan mengabulkannya.

Taman surga di sini bukan berarti sesuai deskripsi surga dalam Al-Quran yang dijanjikan Allah SWT sebagai balasan kebaikan di akhirat nanti. Tetapi tempat ini merupakan taman yang sangat mulia, di mana beribadah di dalamnya menghadirkan rasa khusyu mendalam, tiap doa yang dipanjatkan di dalamnya sangat mudah diijabah oleh Allah swt. Sebagaimana taman yang selalu memberi rasa tenang dan rasa segar, ketenangan dan kesegaran yang didapat di Raudhah ini.

Seseorang sangat dianjurkan untuk berdoa di depan mimbar Nabi SAW. Sesuai dengan sabda Nabi SAW yang artinya :

“Mimbarku ini berada di atas telagaku.” (al-Hajj wa al-Umrah Fiqhuh wa Asraaruh, 237).

Begitulah keistimewaan Raudhah. Maka kesempatan ke Raudhah untuk shalat dan berdoa tidak disia-siakan oleh kaum muslimin yang berziarah ke Madinah.

Semoga Informasi  ini dapat bermanfaat bagi si penulis dan khususnya untuk para pembacanya.

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here