Syarat-Syarat Umroh yang Harus di Ketahui

0
324
Syarat-syarat umroh

Syarat-Syarat Umroh untuk melakukan perjalanan ibadah umroh adalah hal yang sangat penting untuk diketahui dan di pahami. Mengapa demikian, Karena pada dasarnya ibadah umroh ialah hampir sama dengan melakukan kegiatan perjalanan ibadah haji, agar tidak keliru berikut ada beberapa penjelasan Syarat-Syarat Umroh  :

    1. Beragama Islam
      Beragama islam adalah salah satu Syarat-Syarat Umroh yang mutlak yang paling pertama untuk bisa melakukan kegiatan perjalanan ibadah umroh. Karena orang nonmuslim tidak akan pernah sah dalam melaksanakan ibadah haji atau umrohnya. Namun jika dia pergi berkunjung ke tanah suci bahkan mengikuti ibadah haji atau umroh seperti thawaf dan sa’i, maka perjalanan haji atau umrohnya hanyalah untuk berwisata saja bukan untuk melakukan ibadah umroh seperti biasanya.
    2. Baligh
      Anak kecil tidak diwajibkan untuk melakukan ibadah berhaji atau pun umroh, baik yang sudah mumayyiz maupun yang belum. Kalau sebelum mumayyiz ia tetap beribadah haji atau umroh maka hukumnya tetaplah sah, tetapi jika pelaksanaan haji atau umroh yang sebelum mumayyiz itu adalah sunnah dan kewajiban melaksanakan haji atau pun umroh tidak akan gugur. Tetapi menurut pendapat kesepakatan ulama mazhab, setelah baligh, bisa atau mampu, ia wajib melaksanakan ibadah haji atau pun umroh lagi.

  1. Berakal Sehat
    Orang yang gila sebenarnya tidak mempunyai beban atau bukan seorang mukallaf. Kalau dia naik ibadah haji atau umroh dan dapat melaksanakan kewajiban yang dilakukan oleh orang yang berakal, maka haji atau umrohnya itu tidak diberi pahala dari kewajiban itu, sekalipun pada waktu itu akal sehatnya sedang datang kepadanya. Tapi kalau diperkirakan waktu sadarnya itu tidak cukup untuk melaksanakan semua kegiatan ibadah haji atau umroh, maka kewajiban itu di anggap gugur.
  2. Merdeka
    Arti dari merdeka ini adalah tidak berstatus sebagai budak (hamba sahaya di masa Rasulullah Saw yang di masa modern ini hampir tidak ditemukan di dunia). Istilah merdeka juga bisa diartikan bebas dari tanggungan hutang dan tanggungan nafkah keluarga yang ditinggalkan.
  3. Mampu
    Menurut pendapat para ulama mazhab, bahwa menetapkan bisa atau mampu itu merupakan Syarat-Syarat Umroh yang wajib, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ali ‘Imron ayat 97 yang berbunyi:

فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَّقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Artinya:
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim: barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia, mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

Semoga Informasi ini dapat bermanfaat bagi si penulis dan khususnya untuk para pembacanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here